Pidato Pembina Upacara Bendera Hari Proklamasi 17 Agustus 2013 di SMK Strada

Rabu, 07 Agustus 2013


Pidato Pembina Upacara Bendera
Hari Proklamasi 17 Agustus 2013
di SMK Strada


Yang terhormat Bapak Kepala Sekolah, Wakil Kepala Sekolah, Para Ketua Jurusan, Instruktur, Ibu-Bapak Guru dan Karyawan,

Yang tercinta Siswa-siswi SMK Strada,

S E L A M A T    P A G I

Semoga Tuhan beserta kita... Amin.

Puji syukur kepada Tuhan karena hari ini kami mendapat berkat, walaupun hari libur namun kami dikaruniai niat, tekad dan semangat, hadir disini untuk memperingati Ulang Tahun ke-68 Kemerdekaan NKRI.

M E R D E K A !

Para pejuang kemerdekaan, dengan keringat dan darah telah berhasil membangun Negara Kesatuan Republik Indonesia yang berdasar Pancasila, dibawah kibaran Sang Saka Merah Putih dan Lambang Negara Garuda Bhineka Tunggal Ika.

Para pejuang, pahlawan terbaik telah berkorban darah, jiwa dan raga, bahkan harta, sehingga terbangunnya Republik ini, Negara yang kita cintai, kita tempati, "disanalah kita berdiri jadi pandu ibuku", Ibu Pertiwi yang kita warisi ini.

Maka wajib bagi kita untuk mensyukuri Negara ini, Negara yang secara hukum menjunjung semua suku, semua golongan, semua agama.

(Bandingkan negara2 lain yang sampai hari ini masih kacau justru masalah suku dan agama. Kebanyakan Negara Timur yang masih ribut soal suku dan agama. Sedangkan Negara barat tampaknya sudah kapok bertengkar tentang suku dan agama, sebab kenyataannya hasilnya tidak memguntungkan, menyengsarakan! Mungkin yang terakhir Inggris yang Kristen melawan Irlandia yang Katolik, yang akhir ini sudah rekonsiliasi damai. Mungkin mereka sadar daripada perang lebih baik betanding bola saja.)

Justru Negara Timur yang sekarang marak bertengkar hal suku dan agama misal di Afrika suku Ruwanda dengan suku lainnya bentrok, juga di Turki, Afgannistan, Myanmar bahkan juga yang terbaru Mesir. Bentrok dan brontak terjadi.

Dari Koran dan TV kita semua saksikan banyak warga yang lari dari negara yang berperang itu.

Nekat mereka meninggalkan negerinya, mencari suaka ke negara lain, ke Australia menempuh Lautan Samudra Hindia yang ganas, banyak yang hilang dan sebagian terdampar di Pantai Selatan Jawa.

Itu semua mengisyaratkan bagi kita: JANGAN BERTENGKAR SESAMA BANGSA!

Di Indonesia, kita semua harus waspada. Ada pihak yang tidak suka melihat persatuan di Indonesia. Memang ada pihak2 yang ingin membuat kekacauan disini dengan alasan agama.

Namun kita bersyukur bahwa para pembangun bangsa ini telah dikaruniai Tuhan dengan perisai Pancasila. Dengan Pancasila, bangsa Indonesia bertahan dalam persatuan.

(Hormat kami setingginya kepada Haji Soekarnao, Haji Mohamad Hatta, Haji Mohamad Yamin, dan Romo Mgr. Sugiya Pranata dan yang lain angkatan 45.)

Pancasila itu dikagumi oleh negara-negara lain di luar negeri. Pancasila juga kita dukung, seperti sikap para "guru bangsa" kita seperti: Haji Nurcholis Masjid, Haji Abdulrahman Wahid (Gus Dur), Romo Mangun Wijaya, dan yang popular dikalangan anak muda, Almarhum Kris Biantoro sang artis yang Nasionalis.

Secara sekilas kita telah meninjau tokoh-tokoh nasional yang lama sampai yang baru.

Bagaimana yang akan datang ? Siapa tokoh nasional mendatang?

Jawabnya: Tokoh Nasional mendatang adalah KITA. Kamu dan kami-lah yang meneruskan perjuangan bangsa yang Pancasilais ini.

Marilah kita mensyukuri warisan yang kita terima.

Apa warisan itu?

NEGARA - tentu saja.

Dalam lingkup kita, sekolah kita ini adalah warisan yang kita terima. Sekolah yang membentuk Pemuda-pemudi memiliki sikap teknik berupa keterampilan teknik, pengetahuan teknik, tanggung jawab, dan disiplin terknik.

44 tahun STM Strada berdiri, kalau tiap tahun rata-rata menghasilkan 100 lulusan, berarti kita telah meluluskan 4400 alumni.

Para alumni itu sebagian besar telah bekerja, bahkan ada beberapa yang menjadi pimpinan perusahaan dan diantaranya ada yang bekerja disini sebagai guru dan karyawan.

Para alumni, para guru dan karyawan sangat ingin agar adik-adik kelasnya berhasil dalam studi sampai-sampai mereka mengumpulkan dana amal yang dinamakan KOTAK SAKTI untuk membantu sekolah.

Hal ini perlu mengingat sekolah negeri sudah gratis uang sekolahnya. Kita, tidak bisa. Tetapi sekolah harus tetap berdiri.

Beberapa peralatan bengkel telah disumbang oleh para alumni, hendaknya sifat ini menular kepada generasi berikutnya sehinggga kamu, para siswa, nanti sebagai alumni ikut menyumbang, mendukung berdirinya sekolah, ikut menghasilkan insan-insan teknik.

Bagi siapa saja yang mulai sekarang ingin menyumbang, di ruang dekat kasir disediakan kotak besi yang dapat diisi. Silahkan, uang-uang receh sisa jajan, atau yang Anda niatkan dengan puasa, silahkan masukkan.

Sebuah sindiran ala Jawa timur, ada seorang yang mengatakan: "Pak, saya sendiri mlarat mosok nyumbang?"

Dijawab: "Nunggu kamu kaya, kapan kamu amal. Keburu modar, nggak sempat amal, Cuma menyesal."

Sifat sosial itu harus dikembangkan, orang harus bersifat SUKA MEMBERI, itu tanda bahwa ia mengasihi.

Suatu saat disini dibuat "toko jujur", toko dimana kotak uang terbuka beli bayar sendiri kembalian ambil sendiri. Orang dan para pengusaha melihat hal itu akan menilai: "Walau SMK Strada sederhana, tetapi hebat, orang-orangnya jujur dan tahu diri."

Kemarin 16 Agustus kami semua terlihat bangga menyaksikan STM Strada menunjukkan keberhasilan. Yaitu Anda semua. Dengan penuh semangat Anda semua bekerja bakti untuk kebersihan.

Pertahankan itu! Jaga kerapihan dan kebersihan kelas. Jaga kerapihan dan kelengkapan catatan pelajaranmu.

Bersama para guru, karyawan, dan siswa mari kita bangun disiplin yang mengutamakan sifat SPORTIF.

Apa yang kita tegakkan?

Sifat... SPORTIF!

  1. Berusaha memperbaiki diri dengan jujur. Berani mencoba, berani bertanya. Bagi yang suka terlambat, bolos, ngobrol di kelas, tidur di kelas, malas membuat tugas/PR: PERBAIKI !
  2. Menghargai kelebihan orang lain tanpa iri.
  3. Membantu orang lain agar berhasil dan kita menjadi panutan kebaikan. Kelas 2 harus siap membantu pelajaran adik kelasnya. Itu akan membantu diri Anda sendiri juga
  4. Rajin berlatih keterampilan dan ilmu terkini.


Kiranya cukup sekian,

M E R D E K A !

Jakarta, 17 Agustus 2013
Paulus Soedaryono

Posisi Rekening Kotak Sakti per-tanggal 4 Agustus 2013

Minggu, 04 Agustus 2013

Berikut ini adalah posisi Rekening Kotak Sakti per-tanggal 4 Agustus 2013:

Tgl.
Keterangan
Cab.
Mutasi
Saldo
02/08 
SETORAN TUNAI
0212
1,606,500.00
 CR
8,010,558.90

Saldo Awal:6,404,058.90
Mutasi Kredit:1,606,500.00
Mutasi Debet:0.00
Saldo Akhir:8,010,558.90


Setoran tunai yang terjadi pada tanggal 2 Agustus 2013 adalah setoran dari donasi Pendidik dan Karyawan SMK Strada yang terkumpul di dalam Kotak Sakti Fisik yang terletak di dekat Ruang Kepala Sekolah.

Kepedulian dari Pendidik dan Karyawan SMK Strada untuk membantu Siswa-siswi yang kekurangan adalah sesuatu yang sangat mengharukan dan membanggakan. Secara tulus dan ikhlas mereka menyisihkan sebagian pendapatannya untuk dimasukkan ke Kotak Sakti di hari mereka menerima gaji bulanan.

(Humas Kotak Sakti - 2013/08/04)

Rekening Kotak Sakti STM Strada


Menjelang diselenggarakannya Musyawarah Luar Biasa Pembubaran Pergerakan Kotak Sakti, mulai tanggal 5 Mei 2014 Kotak Sakti STM Strada mengumumkan bahwa penerimaan donasi melalui rekening BCA dihentikan untuk sementara waktu. Penghentian penerimaan donasi ini berlangsung hingga Musyawarah Luar Biasa berhasil mendapatkan suatu keputusan pasti.

KOTAK SAKTI STM STRADA - GERAKAN KOTAK AMAL BANTUAN PENDIDIKAN SISWA STM STRADA mengetuk hati seluruh ALUMNI STM STRADA (SMK STRADA) dan Para Donatur yang peduli untuk membantu Siswa-siswi STM STRADA yang mengalami kesulitan dalam hal biaya pendidikan.

Donasi dapat disampaikan langsung ke REKENING KOTAK SAKTI di:
BANK BCA KCU GUNSA 45
NOMOR REKENING: 0030641809
ATAS NAMA: PAULUS SOEDARYONO dan FRANSISKA X RENWARIN

Seluruh donasi yang masuk ke rekening di atas akan dikelola dan disalurkan oleh KOTAK SAKTI STM STRADA sebagai DANA BANTUAN PENDIDIKAN SISWA yang meliputi bidang:
    1. Bantuan Biaya Sekolah.
    2. Bantuan Tunjangan Nutrisi.
    3. Bantuan Tunjangan Kerawanan Sosial.
    4. Bantuan Fasilitas Pendidikan.
Sesaat setelah donasi disalurkan, kami berharap kesediaan Bapak/Ibu Dermawan untuk menyampaikan informasi mengenai dana yang di-transfer ke alamat email:
Humas Kotak Sakti STM Strada
humas@kotaksakti.org

dengan kandungan informasi sebagai berikut:
SUBJECT  : DONASI KOTAK SAKTI
TRANSFER DARI: nomor rekening pengirim
ATAS NAMA: nama pemilik rekening pengirim
TANGGAL  : dd/MM/yyyy
JUMLAH   : Rp. XX.XXX
DONATUR  : nama donatur (jurusan-angkatan) atau NN jika ingin dirahasiakan


Contoh email konfirmasi yang disampaikan ke Humas Kotak Sakti:
SUBJECT  : DONASI KOTAK SAKTI
TRANSFER DARI: BCA 1611149421
ATAS NAMA: Hadi Jayani
TANGGAL  : 23/06/2013
JUMLAH   : Rp. 10.000
DONATUR  : Hadi Jayani (E-1990)

Jika Bapak/Ibu Dermawan tidak ingin namanya dipublikasi dalam laporan bulanan internal Komunitas Kotak Sakti STM Strada, harap isi DONATUR dengan NN seperti contoh berikut ini:
SUBJECT  : DONASI KOTAK SAKTI
TRANSFER DARI: BCA 1611149421
ATAS NAMA: Hadi Jayani
TANGGAL  : 23/06/2013
JUMLAH   : Rp. 10.000
DONATUR  : NN


Kotak Sakti dikelola dengan menjunjung tinggi semangat transparansi. Seluruh informasi penerimaan dan penggunaan donasi akan disampaikan secara rutin kepada Komunitas Kotak Sakti STM Strada. Laporan Bulanan secara umum juga akan disampaikan secara rutin di situs resmi Kotak Sakti.

Terima kasih atas perhatian dan ketulusan yang telah Bapak/Ibu Dermawan curahkan demi kelangsungan pendidikan generasi muda kita di STM Strada. Kita semua berharap tidak ada lagi Siswa-siswi yang tidak dapat melanjutkan pendidikannya hanya karena masalah biaya.


HUMAS KOTAK SAKTI STM STRADA
Email: humas@kotaksakti.org

Laporan Pengelolaan Dana Donasi Bulan Juli 2013

Terima kasih kami sampaikan kepada Para Dermawan yang telah menyalurkan perhatian dan bantuannya melalui Kotak Sakti STM Strada. Selama bulan Juli 2013, donasi yang masuk ke Kotak Sakti STM Strada adalah sebesar: Rp. 6.404.058,90  




(Humas Kotak Sakti STM Strada - 2013/08/04)

Kepengurusan Kotak Sakti STM Strada Periode 2013-2016

Sabtu, 27 Juli 2013



KEPENGURUSAN KOTAK SAKTI STM STRADA
PERIODE 2013-2016
(Berdasarkan Keputusan Musyawarah Besar Perdana 27 Juli 2013)


PENASEHAT

  1. Paulus Soedaryono (Penasehat Kehormatan)
  2. Yulius Suharto (Kepala Sekolah SMK Strada)
  3. Karel Wijaya (Alumni Elektronika 1993)


ADMINISTRASI

  • Fransiska Renwarin (Administrasi STM Strada)


BENDAHARA

  • Maria Sundari (Bendahara STM Strada)


PENILAI PENYALURAN BANTUAN

  1. Yerry Panauhe (Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan)
  2. Agus Sustoro (Wali Kelas 3O)
  3. Benyamin Stanis (Wali Kelas 3L)
  4. Djonny Siswanto (Kepala Jurusan Teknik Listrik)
  5. Didit Heriyanto  (Wali Kelas 1E)
  6. Fransiscus Sondang Nauli Hasibuan (Instruktur Teknik Elektronika)
  7. Junaidi (Instruktur Jurusan Teknik Pemesinan)
  8. Robertus Suwardi (Wali Kelas 2P)
  9. Sarjana Setya Utama (Wali Kelas 3E)
  10. Andry Andika (Alumni Elektronika 1990)
  11. FX. Yanto (Alumni Elektronika 1993)


HUBUNGAN MASYARAKAT

  1. Darman Siringoringo (Kepala Jurusan Teknik Elektronika)
  2. Dedi Purnama (Instruktur Teknik Pemesinan)
  3. Hadi Jayani (Alumni Elektronika 1990)


DEWAN PENGAWAS

  1. Ferdinand Tobing (Alumni Elektronika 2009)
  2. Denny Sutedja (Alumni Elektronika 2009)

(Humas Kotak Sakti - 2013/07/27)


Liputan Musyawarah Besar Perdana: Bagian 4 - Keputusan Musyawarah Besar


KEPUTUSAN MUSYAWARAH BESAR PERDANA
KOTAK SAKTI STM STRADA
SABTU, 27 JULI 2013
SMK STRADA, JAKARTA

  1. KOTAK SAKTI – GERAKAN KOTAK AMAL BANTUAN PENDIDIKAN SISWA STM STRADA adalah suatu gerakan sosial yang digerakkan oleh Pendidik, Karyawan, Alumni dan Donatur secara tulus dan ikhlas. Pengurus Periode 2013-2016 akan diisi oleh Pendidik, Karyawan, dan Alumni yang hadir saat MUBES.
  2. Banyak siswa-siswi yang dapat tertolong dengan keberadaan KOTAK SAKTI dan karenanya gerakan sosial ini harus tetap berjalan.
  3. Seluruh peserta MUBES merestui rencana untuk mengumumkan nomor REKENING KOTAK SAKTI ke publik.
  4. Seluruh peserta MUBES merestui dan mendorong agar Tim Penilai Penyaluran Bantuan sesegera mungkin memanfaatkan dana yang sudah terkumpul untuk membantu siswa-siswi yang membutuhkan uluran tangan.
  5. ANGGARAN DASAR disesuaikan untuk mengakomodasi masukan-masukan MUBES.
  6. Seluruh peserta MUBES menerima dan men-sah-kan ANGGARAN DASAR KOTAK SAKTI.
  7. ANGGARAN RUMAH TANGGA akan disusun sesegera mungkin.

(Humas Kotak Sakti - 2013/07/27)

Liputan Musyawarah Besar Perdana: Bagian 3 - Kotak Sakti

Setelah mengkisahkan latar belakang Kotak Sakti  Mas Hadi Jayani (Alumni Elektronika 1990) melanjutkan pembahasan dengan menjelaskan secara singkat ANGGARAN DASAR KOTAK SAKTI diawali dengan memperkenalkan Struktur Kepengurusan Kotak Sakti (Struktur Organisasi) yang segaja dibuat sedemikian rupa sehingga tidak memiliki jabatan Ketua dan Wakil Ketua.

Struktur kepengurusan dirancang demikian agar seluruh pihak yang terlibat, para Pendidik, Karyawan, Alumni SMK Strada, dan Donatur dapat bergerak dengan mengandalkan semangat kekeluargaan.

Kepengurusan Kotak Sakti dibagi dalam beberapa tim kecil, yaitu:
  1. Dewan Penasehat.
  2. Gugus Tugas (Task Force) yang terdiri dari: Administrasi, Bendahara, Tim Penilai Penyaluran Bantuan, Hubungan Masyarakat (Humas).
  3. Dewan Pengawas.
Fungsi, wewenang, dan kewajiban dari masing-masing tim yang ada dalam kepengurusan dijelaskan secara lengkap dalam ANGGARAN DASAR / ANGGARAN RUMAH TANGGA KOTAK SAKTI.

Seluruh anggota Komunitas Kotak Sakti STM Strada, yaitu PendidikKaryawanAlumni SMK Strada, dan Donatur yang tergabung dalam Milis Kotak Sakti memiliki kesempatan yang sama untuk mengisi posisi yang tersedia dalam kepengurusan. Masa bakti Kepengurusan Kotak Sakti adalah selama 3 (tiga tahun) per-periode-nya. 

Ibu Fransiska Renwarin.
Pembahasan berlanjut kepada Dana Bantuan Pendidikan Siswa yang dapat ditangani oleh Kotak Sakti. Saat pembahasan berlangsung, Ibu Fransiska Renwarin (Administrasi STM Strada) menanyakan apakah dana Kotak Sakti dapat digunakan untuk membantu Siswa-siswi yang tertimpa musibah.

Pertanyaan dan sekaligus merupakan usulan yang baik ini diputuskan untuk diakomodasi oleh Kotak Sakti dengan menyesuaikan sedikit uraian yang ada di ANGGARAN DASAR.

Bapak Yulius Suharto
(Kepala Sekolah SMK Strada).
MUBES kemudian dibimbing oleh Bapak Yulius Suharto (Kepala Sekolah SMK Strada) yang  memberikan banyak masukan terkait dengan kondisi terkini dari Siswa-siswi SMK StradaBapak Yulius Suharto menyampaikan bahwa saat ini Siswa-siswi SMK Strada yang kurang mampu berada dalam proses untuk memperoleh bantuan dari PEMPROV DKI dalam bentuk KJP (Kartu Jakarta Pintar). SMK Strada juga berusaha untuk mendorong Siswa-siswi kurang mampu agar mendapatkan bantuan dari pemerintah dalam bentuk BOP (Bantuan Operasional Pendidikan).

Dengan kehadiran KJP dan BOPBapak Yulius Suharto berharap Kotak Sakti bergerak dengan baik dan selektif dalam menyalurkan bantuan untuk menghindari penerimaan bantuan yang tumpang-tindih.

Keberadaan KJP dan BOP secara langsung akan membuat beban Kotak Sakti menjadi lebih ringan. Bapak Yulius Suharto dan juga Bapak Paulus Soedaryono bertanya apakah dana Kotak Sakti dapat digunakan untuk keperluan lain yang memiliki dampak langsung terhadap siswa, katakanlah untuk mengundang tenaga ahli melatih Pendidik SMK Strada atau mendanai pengiriman Pendidik untuk mengikuti pelatihan agar Siswa-siswi dapat memperoleh materi pelajaran yang lebih baik.

Keinginan Bapak Yulius Suharto dan juga Bapak Paulus Soedaryono tersebut diakomodasi oleh MUBES dengan menyempurnakan jenis bantuan yang dapat ditangani oleh Dana Bantuan Pendidikan Siswa.


Sedikit catatan tentang Bantuan Fasilitas Pendidikan, ANGGARAN DASAR menggaris-bawahi bahwa bantuan tersebut hanya dapat disalurkan jika sudah tidak ada lagi Siswa-siswi yang menunggak biaya pendidikan mereka di SMK Strada.

Dengan kebedaraan KJP dan BOP di SMK Strada apakah gerakan Kotak Sakti masih tetap relevan dan dibutuhkan?

Bapak Yerry Panauhe
(Wakil Kepala Sekolah
Bidang Kesiswaan).
Kotak Sakti tetap relevan dan dibutuhkan sampai kapan pun juga. Kotak Sakti akan berfungsi sebagai jaring pengaman dan tetap dibutuhkan untuk membantu Siswa-siswi yang tidak berhasil menerima kedua bantuan dari pemerintah tersebut. Kotak Sakti harus tetap siaga karena proses memperoleh bantuan dari pemerintah membutuhkan waktu.

Mengenai penyaluran bantuan ke Siswa-siswi, Bapak Yerry Panauhe (Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan) yang duduk di dalam Tim Penilai Penyaluran Bantuan menyampaikan bahwa Kotak Sakti akan menerapkan sistem penyaluran bantuan yang ketat agar Dana Bantuan Pendidikan Siswa Kotak Sakti dapat disalurkan tepat pada sasaran. Bapak Yerry Panauhe juga menyampaikan bahwa tingkat kehadiran dan kepribadian siswa akan menjadi salah satu dasar penilaian dalam penyaluran bantuan.

Mas Karel Wijaya
(Alumni Elektronika 1993).
Para Alumni yang hadir dalam MUBES menyampaikan apresiasi mereka terhadap inisiatif Kotak Sakti. Mereka berharap Kotak Sakti dapat terus berjalan untuk membantu adik-adik yang membutuhkan bantuan. Transparansi adalah sesuatu yang mereka harapkan dalam pengelolaan dan penyaluran dana. Transparansi adalah modal utama untuk meraih kepercayaan para Alumni dan Donatur yang ingin membantu pergerakan Kotak Sakti

Mas Hadi Jayani menjelaskan bahwa Transparansi merupakan kata kunci utama ketika inisiatif Kotak Sakti digulirkan. Seluruh laporan penerimaan dan pengeluaran dana akan disampaikan secara rutin setiap bulan kepada Komunitas Kotak Sakti STM Strada melalui Milis Kotak Sakti. Laporan penerimaan dan pengeluaran dana secara umum juga akan ditampilkan setiap bulannya di situs resmi Kotak Sakti - www.kotaksakti.org.

Bapak Benyamin Stanis.
MUBES selanjutnya diisi dengan pembahasan mengenai Unit Usaha SMK Strada yang mulai dihidupkan kembali agar dapat berfungsi dan berprestasi seperti masa lalu, yaitu saat Unit Usaha dapat memberikan subsidi terhadap pendidikan Siswa-siswi kurang mampu.

Bapak Benyamin Stanis (Wali Kelas 3L), Bapak Dedi Purnama (Instruktur Teknik Pemesinan), dan Bapak Junaidi (Instruktur Jurusan Teknik Pemesinan) memiliki harapan agar para Alumni berkenan membantu upaya penghidupan kembali Unit Usaha SMK Strada. Alumni dapat membantu dalam bentuk memperkenalkan keberadaan Unit Usaha, memberikan order pekerjaan yang dapat ditangani oleh Unit Usaha, atau memberikan masukan-masukan agar Unit Usaha dapat selalu mengikuti tuntutan jaman.

Alumni Elektronika 2009.
Harapan dari penggerak Unit Usaha SMK Strada mendapat tanggapan yang sangat positif dari seluruh Alumni yang hadir di MUBES.

Alumni Elektronika 2009 bersepakat untuk menghidupkan kembali Ikatan Alumni agar komunikasi antara Alumni dan SMK Strada dapat terjalin kembali, Komunikasi ini diharapkan dapat membantu pengembangan Unit Usaha SMK Strada.

Santap siang bersama.
Sebelum MUBES berakhir,  Darman Siringoringo (Kepala Jurusan Teknik Elektronika), salah satu motor penggerak utama Kotak Sakti, mengajak seluruh peserta untuk bersantap siang bersama. Suasana akrab antara Alumni, Pendidik, dan Karyawan STM Strada semakin terasa disela-sela obrolan selama santap siang.

Tepat pukul 12:30 WIB MUBES ditutup oleh Bapak Paulus Soedaryono  dengan mengesahkan ANGGARAN DASAR KOTAK SAKTI. (Humas Kotak Sakti - 2013/07/27)